Tuesday, November 9, 2021

Golla Kambu ‘memaniskan’ SMPN 02 Lariang Kabupaten Pasangkayu

Bersiap Membawakan Golla Kambu di SMPN 02 Lariang

Golla Kambu adalah jenis penganan endemik Sulawesi Barat yang berbahan dasar utama gula aren sehingga cita rasanya manis. Golla Kabu merupakan akronim dari “Go obroLAn eduKatif, Asyik, Menarik, Berbudaya Unggul”. Hari ini kami ingin membawakan ‘Golla Kambu’ yakni Sosialisasi tentang pembaTIK dan Rumah Belajar ke SMPN 02 Lariang.

Banner 'Golla Kambu'

PembaTIK merupakan kepanjangan dari Pembelajaran berbasis TIK. Ini artinya bahwa pembaTIK adalah program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi (4i leveling). Program ciamik ini di handle oleh Pusdatin Kemdikbudristek RI. Kemuadian, pada saat ini, dengan tuntas dan berakhirnya kegiatan Pembimbingan atau coaching oleh para DRB dan narasumber-narasumber hebat dari Pusdatin, maka selanjutnya adalah menjadi tugas kami untuk berbagi. Ini sebagaimana pengklasifikasian dalam kegiatan pembaTIK sebagaimana penulis sebutkan sebelumnya. Titik ini menjadi puncak kulminasi dari rangkaian kegiatan sebelumnya, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi (4i leveling). Artinya, bahwa setelah kami lulus berliterasi di Level 1, lalu mengimplementasikan pengetahuan kami di Level 2, kemudian Berkreasi di Level 3, maka sekarang di Level 4 saatnya bagi kami untuk berbagi dan berkolaborasi mengenai segala macam, utamanya terkait pembelajaran berbasis TIK, Rumah Belajar, dan implementasi pembaTIK menggunakan fitur-fitur Rumah Belajar, menuju merdeka belajar dan Indonesia Raya.

Hari ini, di awal pekan nan cerah, Senin 8 Nopember 2021, seperti biasa kami akan menjejakkan kaki-kaki kami di almamater tempat kami bekerja yang tercinta. Yakni SMPN 02 Lariang nan hebat nian. Sekolah ini terletak di tengah-tengah perkebunan kelapa sawit binaan PT UWTL (Unggul Widya Teknologi Lestari). Olehnya, dengan karakter yang bisa dikatakan sebagai daerah agraris, maka mayoritas penduduk atau orang tua peserta didik kami adalah berlatar belakang petani atau pekebun. Sekolah ini (SMPN 02 Lariang -red) beralamat di Jalan Trasmigrasi Desa Parabu (Baras 5) Kecamatan Lariang Kabupaten Pasangkayu. 

Seperti biasanya kami pergi ke sekolah, tapi hari ini akan lain, atau bahkan akan istimewa dibanding dengan hari-hari biasanya. Kenapa? Karena hari ini kami ingin menghipnotis para rekan guru dan tenaga kependidikan yang lain dengan pesona pembaTIK dan Rumah Belajar. Ini terkait dengan program kami sebagaimana yang tertera pada action plan kami, yang posting pada artikel sebelumnya  (https://www.abihania.net/2021/11/rencana-tindak-lanjut-rtl-srb-2021.html) , bahwa pada hari ini kami akan menyelenggarakan sosialisasi yang dikemas apik dalam ‘Golla Kambu’. Golla kambu adalah jenis penganan tradisional endemik dari daerah Sulawesi barat, khususnya Mandar. Jadi dalam hal ini kami ingin mempesonai para guru di sekolah kami dengan pesona Rumah Belajar yang manis bak Golla Kambu yang berbahan alami gula aren. Pada kali ini, golla kambu kami akronimkan dengan “Go obroLAn edukatif, Kreatif, Asyik, Menarik, berBUdaya” bersama Rumah Belajar. 

Penerimaan Golla Kambu oleh Kepala Sekolah

Kegiatan sosialisasi ini dimulai pada pukul 09.00 WITA di Ruang Guru SMPN 02 Lariang, diawali dengan berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Acara selanjutnya adalah sambutan oleh Ibu Kepala Sekolah, Ibu Kasiati, S.Pd. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan harapan-harapannya kepada kami semua para guru-guru. Diantaranya, bahwa proses belajar tidak serta merta mandek dengan status kita sebagai guru. Akan tetapi proses belajar itu harus terus berjalan, terus menerus belajar sepanjang hayat. Seorang guru harus senantiasa meng-update pengetahuan dan keterampilannya. Kita jangan sampai telat dan atau bahkan kalah dengan peserta didiknya. Khususnya dalam hal TIK. Dengan perkembangan TIK yang demikian pesat, serta fasilitasi pemerintah, dalam hal ini Kemdikbudristek, yang demikian deras, misalnya dengan banyaknya program-program yang pemerintah luncurkan, seperti pembaTIK, Rumah Belajar, akun pembelajaran, Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, dan lain sebagainya, maka kita harus bergayung sambut. Kita tidak boleh apatis dan tinggal diam. Kita semua harus bergerak, kita maju ke depan dengan tangan terbuka lebar menyongsong dan menyambut program-program tersebut. Dan beliau menyampaikan bahwa alhamdulillah pada hari sudah ada salah satu diantara guru-guru di sekolah kami yang ikut program pembaTIK, dan bahkan sudah sampai pada Level 4. Ibu Kepala Sekolah berharap bahwa di tahun berikutnya akan ada dan lebih banyak lagi para guru yang bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan -kegiatan tersebut, bahkan tidak hanya pembaTIK saja. Akan tetapi juga dengan program-program pemerintah yang lainnya. Demikian sambutan Ibu Kepala Sekolah SMPN 02 Lariang, Ibu Kasiati, S.Pd.

Ibu Kepala Sekolah Memberikan Sambutan pada Acara Sosialisasi

Acara selanjutnya adalah pemaparan materi. Materi pertama penulis mengulik tentang apa itu PembaTIK, apa manfaatnya, tentang tahapan pelaksanaan program pembaTIK, tentang DRB (Duta Rumah Belajar), tentang syarat dan ketentuan mengikuti program pembaTIK, dan lain sebagainya. Berdasarkan dari beberapa pertanyaan yang ada serta request dari para peserta, pemateri juga secara langsung mendemonstrasikan bagaimana cara mendapatkan/mendaftar akun simpatik dilaman : https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/user/pembatik_2021. Dengan mempraktikan langsung ini, pemateri/penulis berharap besar bahwa kegiatan sosialisasi ini secara langsung mendapatkan output berupa guru-guru atau yang langsung memiliki akun simpatik seusai mengikuti kegiatan Sosialisasi ini.

Pemaparan Materi Tentang PembaTIK
Pendampingan Peserta 

Setelah mengulik secara mendalam tentang PembaTIK, maka tibalah selanjutnya untuk penulis/pemateri membahas materi kedua. Materi kedua adalah tentang akun pembelajaran. Akun Pembelajaran merupakan nama akun (User ID) yang bertanda belajar.id dan kata sandi (password) yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi pembelajaran. Akun Pembelajaran diberikan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan Kesetaraan. Dengan Akun Pembelajaran, kita bisa mengakses berbagai kebutuhan kegiatan belajar mengajar.


Ini penting juga untuk disinggung karena menurut hemat penulis, masih banyak guru yang acuh dengan program ini. Padahal ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari penggunaan akun pembelajaran ini. Tentu tidak lain adalah karena akun pembelajaran belajar.id adalah termasuk akun premium standar, yang mana dilengkapi dengan fitur-fitur yang tidak akan kita dapatkan apabila kita menggunakan akun google yang biasa. Diantara fitur-fitur istimewa tersebut antara lain:

  1. Unlimited storage (kapasitas penyimpanan tak terbatas) di Google drive.
  2. Tersedianya pilihan undang wali/ortu siswa, sehingga ortu bisa ikut berperan dan memantau kegiatan belajar anaknya di platform Google class room.
  3. Unlimited time video conference di platform Google meet jika kita ingin melakukan konferensi video.
  4. Fasilitas recording video conference gratis jika menggunakan google meet.
  5. Serta fitur-fitur istimewa lainnya yang tidak penulis sebutkan satu-persatu.

Kami (penulis -red) sampaikan kepada para peserta bahwa penulis juga sangat berharap bahwa untuk proses proses pembuatan akun simpatik sebagaimana poin sebelumnya, dapat menggunakan akun pembelajaran belajar.id. Sekalian juga bahwa proses SSO di akun SIM PKB Kemdikbud juga bisa dintegrasikan dengan akun pembelajaran belajar.id ini. 

Dari kegiatan sosialisasi materi kedua ini pemateri/penulis berharap akan terwujudnya output berupa angka prosentase aktivasi yang maksimal pada akun pembelajaran khususnya di sekolah kami.

Para Peserta menyimak dan mempraktekkan aktivasi akun pembelajaran

Penulis membantu rekan guru dalam aktivasi akun belajar.id

Selanjutnya adalah materi ketiga. Pada kesempatan ini pemateri/penulis mengupas tuntas tentang apa, bagaimana, manfaat, serta fitur-fitur Rumah Belajar. Baik mengenai fitur-fitur utama, seperti : Kelas maya, sumber belajar, bank soal, dan laboratorium maya, maupun terkait fitur-fitur pendukung, seperti: peta budaya, buku sekolah elektronik, wahana jelajah angkasa, karya bahasa dan sastra, pengembangan keprofesian berkelanjutan, blog pena, edugame, dan augmented reality. Pada kesempatan ini pemateri/penulis secara langsung juga mengajak para peserta untuk bisa langsung mempraktekkannya membuka satu persatu fitur-fitur tersebut. Tentu sebelum membuka, hal pertama yang harus dilakukan adalah login dulu di sistem. Untuk pengguna yang baru pertama kali membuka portal ini tentu tidak bisa langsung begitu saja membuka lamannya. Akan tetapi adalah harus membuat akun terlebih dahulu. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah klik ‘Buat akun’, lalu mengisi semua daftar pertanyaan-pertanyaan yang ada di form pendaftaran user/pengguna baru. Tapi hal ini berbeda bagi pemegang akun pembelajaran, cara ini bisa menjadi lebih singkat. Karena bagi pemegang akun pembelajaran belajar.id kita cukup hanya klik login menggunakan akun pembelajaran saja. Tidak ada dan tidak perlu tetek bengek mengisi form segala macam. Maka penulis/pemateri sangat recommended dengan cara yang ini. Adalah sama dengan materi sebelum-sebelumnya bahwa kegiatan ini juga harus mempunyai output yang nyata. Adapun output yang diinginkan atau yang hendak dicapai adalah guru-guru sudah bisa membuat akun dan membuka portal rumah belajar. Bahkan kalau bisa sudah bisa mulai menggunakannya dalam praktik baik pembelajaran di dalam kelas. 

Pemaparan materi tentang Rumah Belajar dan fitur-fiturnya
Pendampingan peserta untuk membuka laman portal Rumah Belajar

Pada saat ini jarum jam mengingatkan kami bahwa tidak terlalu banyak sudah waktu yang lagi tersisa. Kurang lebih sisa 30-an menit. Maka selanjutnya pemateri langsung tancap gas ke materi terakhir. Materi terakhir adalah tentang pemanfaatan Canva for Education dengan akun pembelajaran. Sebagai bentuk dari optimalisasi akun pembelajaran, maka para guru bisa memanfaatkan akun pembelajaran untuk mendapatkan akun canva yang pro. Sehingga ketika menggunakan canva bisa menggunakannya secara gratis. Bisa memakai semua fitur-fitur, template-template, dan semua elemen-elemen secara gratis. Akan tetapi proses pengajuan diri untuk mendapatkan persetujuan dari pihak Canva untuk upgrade menjadi pengguna akun premium membutuhkan upload surat keterangan tertanda tangan kepala sekolah. Dan akan memakan waktu beberapa jama, atau bahkan satu sampai lima hari untuk menunggu persetujuan dari pihak Canva. Maka untuk mengefisienkan waktu, pemateri berinisiatif untuk mengundang para guru ke akun Canva pemateri, sehingga dengan demikian mereka bisa menggunakan fasilitas premium. Sebagai output dari materi keempat ini adalah bahwa para guru sudah memiliki akun canva for education, dan mulai paham dan mengerti alur penggunaan fitur-fitur dan elemen-elemen yang tersedia di canva. 

Sosialisasi Canva for Edu
Pendampingan peserta kegiatan untuk membuka portal canva for edu
Sesi Presentasi

Akhirnya jarum jam menunjukkan pukul 12.00 WITA, menandai bahwa kegiatan ini harus disudahi. Meski masih banyak pertanyaan dan permasalahan yang dihadapi oleh para peserta. Kami mengagendakan untuk akan melakukan pendampingan pada hari-hari yang lainnya secara langsung face to face dengan para guru. Akhirnya kegiatan sosialisasi ini pun ditutup tepat pada pukul 12.05 WITA dengan membawa kesan yang luar biasa. Satu hal yang menjadi kendala bagi kami adalah keterbatasan atau naik turunnya kualitas koneksi internet. Besar harapan kami agar ini juga bisa menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan bagi pemerintah untuk menyediakan atau menfasilitasi ketersediaan sambungan atau koneksi internet berkualitas.

Foto bersama seusai kegiatan sosialisasi
Video Dokumentasi Pelaksanaan Sosialisasi di SMPN 02 Lariang

Demikian laporan kami, kurang lebihnya mohon dimaafkeuen.....!!! 

Sebagai dokumen pelengkapan dari pada laporan kegiatan ini, maka berikut ini kami lampirkan  daftar Hadir Sosialisasinya adalah sebagai berikut:

PS: Para guru peserta kegiatan ini dipastikan sudah mendapatkan vaksinasi Covid19, sebelum masuk di lokasi juga sudah tes suhu tubuh, cuci tangan dan lain sebagainya. 

Location: Lariang, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Indonesia

0 comments:

Post a Comment