Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Awesome: Diary & Dokumentasi 'Road to' CDRB 2021

pembaTIK 2021, SRB 2021, DRB 2021, Pusdatin, Kemendikbudristekdikti
Diary PembaTIK 2021
Halo sahabat semuanya, apa kabar?πŸ˜ƒ Semoga semuanya senantiasa baik dan sehat selalu ya, Aamiin. Sahabat PembaTIK lovers, seiring dengan peringatan HGN (Hari Guru Nasional) dan HUT 76 PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) yang dirangkaikan dengan even Anugerah Ki Hajar pada tanggal 25 November 2021 lalu maka berakhirlah rangkaian kegiatan PembaTIK 2021. Even yang sudah ‘on’ sejak bulan April lalu akhirnya sudah mencapai puncaknya. Anugerah Tertinggi atau Penobatan DRB (Duta Rumah Belajar) 2021 pun sudah usai. Banyak pengalaman, ilmu, kolega dan suasana baru mewarnai sepanjang penyelenggaraan even itu. Banyak canda, vibes dan lain sebagainya yang tidak akan terlupakan. 

Khususnya saya sendiri (penulis -red) mengawali kegiatan ini dengan penuh keraguan. Sebagaimana persoalan klasik daerah eks transmigrasi yang masih kesulitan mendapatkan akses koneksi internet yang berkualitas, maka demikian pulalah yang saya alami. Saya sebenarnya sudah pernah mengikuti kegiatan pembaTIK ini. Yakni pada tahun 2019. Namun pada saat itu partisipasi saya hanya sebatas pada pendaftaran saja. Tidak bisa lebih lagi dari pada itu. Hal ini dikarenakan kesulitan kami untuk secara aktif berpartisipasi. Karena tahap awal atau Level 1 PembaTIK, atau level literasi dilaksanakan secara daring. Maka tentu mensyaratkan bagusnya koneksi internet.

Pada awal tahun 2021 ini pun saya masih dengan perasaan yang sama. Saya ragu apakah koneksi internet memberikan kepada saya kesempatan untuk bisa lebih jauh berpartisipasi dalam kegiatan pembaTIK ini. Ketika gaung pembaTIK mulai membesar dengan banyaknya postingan media sosial yang menginfokan tentang pendaftaran kegiatan ini, saya masih tidak bergeming. Saya masih pesimis. Pak Master DRB 2018, dengan rajin memposting capaian jumlah pendaftar pembaTIK baik untuk tingkat kabupaten, provinsi maupun secara nasional. Setelah sekian lama berjalan, hati saya pun mulai tergerak untuk mencoba peruntungan mendaftarkan diri mengikuti kegiatan pembaTIK ini. Melalui akun simpatik yang sudah saya buat sejak 2019 lalu akhirnya saya mendaftar, akan tetapi ternyata sudah penutupan pendaftaran. Maka saya harus mengurungkan niat untuk bisa ikut kegiatan ditahun ini. Setelah waktu berjalan kurang lebih 3 pekan baru saya dapat info dari salah satu CDRB 2020 Provinsi Maluku, Pak Budi Santoso, bahwa ada pendaftaran remedial Level 1 PembaTIK maka dengan suka cita saya pun mendaftar. Dan demikianlah terus berjalan kegiatan ini memberikan banyak pengalaman baru bagi saya. Salah satunya adalah ini adalah pengalaman pertama kalinya membuat video pembelajaran sebagai tugas PembaTIK Level 2. Lalu pengalaman pertama kali membuat MPI (Multimedia Pembelajaran Interaktif) dengan aplikasi SAC (Smart Art Creator). 

Dan pada akhirnya, tak disangka-sangka saya bisa lolos ke Level 4 PembaTIK. Puji syukur yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada Sang Maha Pencipta atas anugerah-Nya ini. Di level ini kami juga mendapatkan berjibun pengalaman menarik, berinteraksi dengan para DRB hebat, dan juga kawan-kawan SRB yang luar biasa. 

Di level 4 PembaTIK ini, beberapa diantara tagihan-tagihan yang harus kami selesaikan adalah membuat vlog, blog dan berkolaborasi serta berbagi dalam sosialisasi Rumah Belajar, baik secara daring maupun luring. Alhamdulillah dengan segenap daya dan upaya, ditengah-tengah beribu kesibukan yang lain, akhirnya kegiatan ini pun juga tuntas.

Nah, bonus besar dari Allah pun ternyata masih berlanjut, dimana saya lolos ke 5 besar SRB atau dengan kata lain CDRB 2021 Provinsi Sulawesi Barat. Puji syukur dan sujud pun kami haturkan kepada_Nya yang telah menskenarioi semua ini. Mengingat di awal yang penuh keraguan, dan pada akhirnya lolos ke 5 besar adalah sebuah Anugerah yang luar biasa. 

Seleksi di tahap ini akan dilakukan secara live. Yang kami lakukan adalah harus unjuk kerja dan tes wawancara dengan Tim Panelis dari Pusdatin Kemendikbudristek RI. Dalam sesi ini, kami harus menyiapkan bahan presentasi serta action plan jika nantinya misalnya terpilih menjadi DRB 2021 Provinsi Sulawesi Barat. Saya (penulis-red) mesti berkompetisi dengan 4 kontestan terbaik lainya. Walaupun saya juga sebenarnya tidak seberapa istimewa, tapi anugerah kesempatan ini tentu harus di maksimal optimalkan dengan sebaik-baiknya. Maka dengan segenap jiwa raga, kami pun berusaha menampilkan dan memberikan yang terbaik. Adapun masalah hasil adalah menjadi hak prerogative dari Allah SWT Dzat Yang Maha Kuasa. 

Akhirnya, tibalah malam Anugerah Ki Hajar yang mana nama DRB 2021 akan di umumkan pada even ini. Dan yang mendapatkan anugerah sebagai DRB (Duta Rumah Belajar) Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2021 ini adalah rekan saya yang hebat, luar biasa, dan penuh inspirasi. Beliau adalah Pak Febrianto, S.Pd, Gr. Kami semua mengucapkan selamat, dan menyambut sang DRB 2021 Provinsi Sulawesi Barat. Kami semua, para SRB 2021 Provinsi Sulawesi Barat siap berkolaborasi dan bersinergi memajukan pendidikan di bumi Malaqbi Provinsi Sulawesi Barat.

Dan berikut ini adalah dokumentasi file tugas saya di 5 Besar SRB atau Finalis Calon DRB 2021:

  • Presentasi 'Jika Aku Menjadi'

  • DRB Action Plan

  • Curriculum Vitae CDRB 2021

  • Critical Incident CDRB 2021

Demikian diary singkat ini, semoga bermanfaatπŸ™πŸ˜

Posting Komentar untuk "Awesome: Diary & Dokumentasi 'Road to' CDRB 2021 "